
Dalam rangka Milad ke-23 Yayasan Al-Kautsar, diadakan Seminar Parenting dengan tema “Kolaborasi antara Pendidikan di Sekolah dan di Rumah dengan Landasan Nilai-nilai Keislaman.” Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak agar berkarakter, berakhlak baik, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Seminar dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 (6 Dzulkaidah 1447 H) di Aula SMP IT Al-Kautsar, pukul 08.00–11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh wali murid dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA IT Al-Kautsar serta SD IT Al-Fatih. Kehadiran orang tua menunjukkan semangat dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan anak.
Acara dibuka oleh MC dengan suasana tertib dan hangat. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Quinsha Assyifa Kamila yang menambah suasana menjadi lebih tenang dan khidmat.
Seluruh peserta kemudian berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars JSIT, dan Mars Al-Kautsar yang dipandu oleh Ibu Eva Miswalda, S.Pd bersama tim paduan suara SMP IT Al-Kautsar. Momen ini membangkitkan rasa semangat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, perwakilan Komite YPIT Al-Kautsar, Ibu Kamila Haqq, S.E, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau mengajak para orang tua untuk memanfaatkan seminar ini sebagai sarana belajar dan memperbaiki pola asuh di rumah. Menurut beliau, menjadi orang tua adalah proses belajar seumur hidup.
Selanjutnya, Ketua Yayasan Al-Kautsar, Bapak H. Yulizar Uyun, menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah dan keluarga. Pendidikan anak tidak bisa hanya mengandalkan sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua di rumah. Nilai-nilai Islam harus menjadi dasar utama dalam mendidik anak, baik di sekolah maupun di keluarga.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ananda M. Alvin Pasha.
Pada sesi utama, seminar menghadirkan narasumber Dr. Yessy Yanita Sari, M.Pd, seorang praktisi dan konsultan pendidikan yang berpengalaman. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pendidikan adalah proses untuk mengembangkan potensi manusia agar bermanfaat dan bernilai ibadah kepada Allah SWT.
Beliau menekankan bahwa orang tua adalah guru pertama bagi anak, sedangkan sekolah adalah pendukung. Karena itu, kerja sama yang baik antara keduanya sangat penting.
Di era digital saat ini, orang tua juga perlu lebih waspada terhadap berbagai tantangan, termasuk pengaruh negatif dari media. Oleh karena itu, pengawasan dan pendampingan anak harus dilakukan dengan baik.
Beliau juga menjelaskan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitrah, dan keluarga memiliki peran besar dalam membentuk kepribadian anak. Pendidikan dalam Islam mencakup banyak aspek, seperti aqidah, ibadah, akhlak, hingga perkembangan fisik dan sosial.
Selain itu, beliau menyampaikan beberapa metode pendidikan yang bisa diterapkan, seperti memberi teladan, membiasakan hal baik, memberi nasihat, melakukan pengawasan, serta memberikan koreksi jika diperlukan.
Materi disampaikan dengan cara yang interaktif dan menarik. Para orang tua juga aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman, sehingga suasana seminar terasa hidup.
Pada sesi tanya jawab, banyak orang tua yang bertanya tentang cara mendidik anak di era digital, membangun kebiasaan ibadah, serta menanamkan akhlak sejak dini. Semua pertanyaan dijawab dengan jelas dan mudah dipahami, disertai contoh yang bisa langsung diterapkan.
Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi para orang tua, tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menjadi bahan refleksi dalam mendidik anak di rumah.
Semoga di usia ke-23 ini, Yayasan Al-Kautsar semakin maju dan terus mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi. Diharapkan juga kerja sama antara sekolah dan orang tua semakin kuat, sehingga pendidikan anak menjadi lebih optimal.
Terima kasih disampaikan kepada Dr. Yessy Yanita Sari, M.Pd atas ilmu dan inspirasi yang telah diberikan. Semoga semua yang disampaikan menjadi amal kebaikan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
